-advertisement
HomeBeritaKasus Kriminalisasi Aan Aminah, Mahkamah Agung Diminta Tolak Kasasi JPU

Kasus Kriminalisasi Aan Aminah, Mahkamah Agung Diminta Tolak Kasasi JPU

- Advertisement -spot_img

PERDANANEWS.COM – Kasus kriminalisasi yang terjadi pada Aan Aminah, Ketua Federasi Serikat Buruh Militan (F-Sebumi) di Bandung, Jawa Barat menuai kecaman banyak pihak. Aan yang divonis bebas di Pengadilan Negeri Bandung, masih harus berjuang di tingkat Kasasi setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan permohonan Kasasi.

Kasus ini dipandang sebagai kegagalan negara melindungi buruh yang tengah memperjuangkan hak normatifnya. Dengan timbulnya kasasi, negara juga dinilai gagal memandang kasus ini sebagai bentuk pemberangusan serikat buruh atau Union Busting.

Kronologi

Kasus ini berawal saat Aan Aminah dituduh telah melakukan penganiayaan terhadap petugas keamanan di pabrik tekstil CV Sandang Sari terkait insiden yang terjadi pada tanggal 22 Juni 2020.

Sebelum itu terjadi, Aminah dan buruh CV Sandang Sari lainnya sempat melakukan mogok kerja sejak April 2020 untuk menolak keputusan perusahaan yang mengurangi upah dan mencicil tunjangan hari raya (THR) selama tiga kali.

Pada 4 Juni 2020, Aminah dan sembilan orang pengurus Federasi Sebumi lainnya di-PHK dengan alasan melanggar peraturan perusahaan karena dituduh memprovokasi buruh lainnya untuk melakukan protes dan mogok kerja.

Pada 22 Juni 2020, Aminah dan anggota serikat buruh lainnya hendak masuk ke dalam pabrik untuk melakukan perundingan dengan pihak perusahaan namun Aminah dihadang oleh beberapa petugas keamanan dengan cara didorong dan dihimpit dari dua arah.

Setelah merasa kesakitan, Aminah berusaha keluar dari himpitan dengan menggigit tangan salah satu petugas keamanan tersebut sebagai upaya pembelaan diri.

Setelah kejadian tersebut, Aminah dilaporkan ke polisi pada tanggal 22 Juli 2020 dengan tuduhan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP dan ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 22 Oktober 2020.

Dipenjara

Pada 1 Februari 2021 kepolisian telah melimpahkan kasus Aminah ke kejaksaan. Tetapi Kuasa Hukum Aminah dari LBH Bandung telah mengajukan penangguhan penahanan dan Aminah ditetapkan sebagai tahanan kota hingga 20 Februari 2021.

Sayangnya, pada Senin 22 Februari 2021, Aminah mendapat panggilan dari Kejaksaan Negeri Bandung dengan agenda pelimpahan dan pemeriksaan perkara ke Pengadilan Negeri Bandung dan sejak saat itu, Aminah ditahan di Rutan Perempuan Sukamiskin.

Selain menjadi tersangka kasus penganiayaan, Aminah dan buruh lainnya juga digugat oleh CV Sandang Sari sebanyak Rp 12 miliar karena dianggap telah merugikan perusahaan karena melakukan mogok kerja.

Divonis Bebas ‘Onstlag Van Alle Rechtsvervolging’

Namun, pada Tanggal 6 Juli 2021 Pengadilan Negeri Bandung memutus Aan Aminah lepas dari semua tuntutan dan dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Majelis hakim membacakan putusan perkara No.162/Pid.B/2021/PN.Bdg ini dengan amar putusan:

M E N G A D I L I

  • Menyatakan Terdakwa Aan Aminah binti alm Unan tersebut di atas, terbukti telah melakukan perbuatan sebagaimana didakwakan oleh Penuntut Umum, namun perbuatan tersebut tidak dapat dipidana;
  • Melepaskan Terdakwa dari segala tuntutan hukum (onstlag van alle rechtsvervolging);
  • Memulihkan hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya;
  • Menyatakan barang bukti: 1 (satu) buah flash disk merek Sandisk warna merah hitam 16 GB, dirampas untuk dimusnahkan;
  • Membebankan biaya perkara ini kepada Negara;

“Majelis Hakim menyatakan bahwa meskipun aminah terbukti melakukan penggigitan terhadap petugas pengaman pabrik, tindakan tersebut tidak dapat dipidanakan karena dalam faktanya aminah melakukan tindakan tersebut sebagai upaya membela diri dari serangan fisik petugas pengamanan pabrik CV Sandang Sari dengan cara menggencet tubuh aminah dari arah depan dalam rangka menghalangi terjadinya bipartite dalam rangka memperjuangka hak-nya sendiri dan buruh lainnya yang di PHK secara sepihak dan dituntut 12 miliar oleh CV Sandang Sari.” demikian bunyi keterangan pers LBH Bandung Federasi Serikat Buruh Militan (F-Sebumi) yang dikutip Kantor Berita Buruh, Selasa (14/9/2021).

sumber: Kantorberitaburuh.com

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img